Google+ Followers

Pages

Sunday, April 18, 2010

Renungan Hari Ini

Mengampuni
Kumaafkan

Begitu besar arus tekanan hidup kita dalam menghadapi
orang-orang yang menyebalkan;
membuat kita terpojok dalam kondisi tak nyaman;
menghalangi kita di bawah emosi;
menjadikan kita 'si jahat'.

Namun beribu kali juga akhirnya kita menyesal dan berat mengucapkan mantra "maaf".
Saat keempat huruf, yang memang hak orang yang tersakiti oleh kita, sudah dikembalikan,,
maka bebaslah belenggu dendam dan amarah yang membakar kasih.

Pengharapan...
Itulah yang harus diimani.
Inilah tanda kesuksesan kita melompati jurang dosa.

IA -yang kita percaya-
IA -yang telah membuat kita berbahagia-

IA telah menang atas maut untuk kebebasan kita.
Kebebasan yang harus kita bagi.

IA telah membela kita yang tak layak,
hingga menjadi rekan sekerja-Nya.
Buatlah mereka juga merasakan kasih
yang sudah kita pegang sejak bersama-Nya.

2 comments:

SAKINA said...

Anda sesungguhnya seorang yang berjiwa puisi. Amat indah penggunaan bahasamu. Saya amat kagum.

ChristinA Toar said...

@SAKINA trimss buat komentarnya..>.< nice to hear that!

Post a Comment