Google+ Followers

Pages

Sunday, May 30, 2010

Kemanakah Mentari

Kemelut dunia semakin menggelapkan mata dan hati
Semakin berlari, semakin hilang terang itu
Bulan memang indah, tapi tidak dari dekat
Ia bukan bintang yang bersinar dengan sendirinya
Cahayanya tidak seindah bintang sejati
Hanya kecilnya bintang yang senantiasa bercahaya tak kenal waktu
Namun kemanakah manusia mencari?
Kabut makin menutupi mata hati mereka
Sekedar membedakan cahaya sejati pun sulit
Bagaimanakah mereka bisa mendapatkan matahari?

Thursday, May 27, 2010

The Fruit of

The fruit of silence is prayer,
The fruit of prayer is faith,
The fruit of faith is love,
The fruit of love is service,
The fruit of service is peace.
—Mother Teresa of Calcutta

Ketika kita berdoa,
maka
kepercayaan diri, kasih,
sukacita pelayanan, dan kedamaian
akan menjadi milik kita.

Wednesday, May 26, 2010

Used To Be

Isakan sakit hatimu menggema sampai ke relung hatiku
Rintihan pilumu seakan menolak dunia menolongmu
Apakah yang perlu kau tangisi sampai begitu?
Seberapa kuatkah aku mengalihkan luka itu?

...
Tak perlu kau ragu
Aku saja percaya bahwa kita mampu

Jangan lagi kau merasa sendiri
Kesendirian itu bisa menyuguhkan kedamaian semu
Aku ada dan nyata adanya di hadapanmu

Berbagilah denganku
Aku kan mengukir senyum di wajahmu
Itulah gunanya seorang aku

Saturday, May 22, 2010

Menang atas Kekalahan

FWD[milisPA]: SEMUA TERJADI KARENA SUATU ALASAN

Semua dimulai dari impianku. Aku ingin menjadi astronot. Aku ingin terbang ke luar angkasa.
Tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang tepat.

Aku tidak memiliki gelar. Dan aku bukan seorang pilot. Namun, sesuatu pun terjadilah.

Gedung Putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan 51-L pesawat
ulang-alik Challanger. Dan warga itu adalah seorang guru. Aku warga biasa, dan aku seorang guru. Hari itu juga aku mengirimkan surat lamaran ke Washington. Tiap hari aku berlari ke kotak pos.

Akhirnya datanglah amplop resmi berlogo
NASA. Doaku terkabul. Aku lolos penyisihan pertama.
Ini benar-benar terjadi padaku.

Selama beberapa minggu berikut, perwujudan impianku semakin dekat saat NASA mengadakan test fisik dan mental. Begitu test selesai, aku menunggu dan berdoa lagi. Aku tahu aku semakin dekat pada impianku.

Beberapa waktu kemudian, aku menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronot khusus di Kennedy Space Center.

Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini aku menjadi bagian dari 100 orang yang
berkumpul untuk penil ai an akhir. Ada simulator, uji klaustrofobi, latihan ketangkasan,
percobaan mabuk udara. Siapakah di antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini?
Tuhan, biarlah diriku yang terpilih, begitu aku berdoa.

Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA memilih Christina McAufliffe. Aku kalah.
Impian hidupku hancur. Aku mengalami depresi.

Rasa percaya diriku lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaanku. Aku mempertanyakan semuanya.

Kenapa Tuhan?

Kenapa bukan aku?

Bagian diriku yang mana yang kurang?

Mengapa aku diperlakukan kejam?

Aku berpaling pada ayahku. Katanya,"Semua terjadi karena suatu alasan."

Selasa, 28 Januari 1986, aku berkumpul bersama teman-teman untuk melihat peluncuran Challanger. Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, aku menantang impianku untuk terakhir kali. Tuhan, aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu.

Kenapa bukan aku?

Tujuh puluh tiga detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaanku dan
menghapus semua keraguanku saat Challanger meledak, dan menewaskan semua penumpang.

Aku teringat kata-kata ayahku,"Semua terjadi karena suatu alasan." Aku tidak terpilih dalam penerbangan itu, walaupun aku sangat menginginkannya karena Tuhan memiliki alasan lain untuk kehadiranku di bumi ini. Aku memiliki misi lain dalam hidup.

Aku tidak kalah; aku seorang pemenang.

Aku menang karena aku telah kalah. Aku, Frank Slazak, masih hidup untuk bersyukur pada Tuhan karena tidak semua doaku dikabulkan.


Tuhan mengabulkan doa kita dengan 3 cara :

1. Apabila Tuhan mengatakan YA; maka kita akan MENDAPATKAN APA YANG KITA MINTA.
2. Apabila Tuhan mengatakan TIDAK; maka kita akan mendapatkan yang LEBIH BAIK.
3. Apabila Tuhan mengatakan TUNGGU; maka kita akan mendapatkan yang TERBAIK sesuai dengan kehendak- NYA.

First Page in First Novel

Hari demi hari kuhitung mundur. Cukup untuk tiga hari ke depan maka semua rasa ini akan berakhir.

Semenjak kejadian itu, maka tiga hari kemudian adalah surga yang kunantikan.

Neraka kapuk semakin menyadarkanku betapa bahagianya mereka yang memiliki tubuh sehat. Pasti setiap hari tempat empuk ini akan menjadi sasaran terutama untuk melarikan diri dari puncak kelelahan.

Badan lebam di mana-mana. Kepala masih meninggalkan sisa-sisa trauma dan benjolan. Untuk tidur pun aku harus memikirkan posisi yang tepat berulang kali. Salah sedikit, maka teriakanku bisa membuncah ruangan berwarna serba lembut ini.

Di hari pertama, “anakku” sudah datang menjenguk. Mereka datang bersamaan sepulang dari kampus. Dan beberapa yang bolos kelas. Pastinya kamar kecil ini menjadi penuh sesak dengan kehebohan Lydia, Tara, Poni, dan Bobo, begitu panggilannya.

Mereka sendiri selalu menyapaku dengan sebutan “Mami”. Alasannya beragam. Karena aku lebih tua setahun dari mereka. Karena gaya feminimku. Karena aku bisa menjadi “tempat sampah” mereka. Juga, mungkin karena wajahku bukan seperti perempuan 22 tahun. Terserahlah. Mungkin semuanya benar.

Itulah aku.

Dan ceritaku baru saja dimulai.

“Tidak apa-apa,” jawabnya tenang. “Sejauh mana ingatanmu stuck?"

“Sampai aku membuka mataku lagi di kamar ini,” suaraku mengambang.

Aku melirik opung. Kini ia hanya sendirian di depan pintu. Erik telah keluar kamar. Mungkin ia tidak mau ikut campur masalah yang bukan urusannya.

“Dok, aku tidak tahu siapa yang menolongku? Yang membawaku ke rumah ini. Tak ada yang tahu. Opung juga tidak melihatku.” Aku pasrah. “Mungkin hanya Tuhan dan para malaikat yang tahu.”

“Memang itu sering terjadi.” Pria agak gemuk itu menjawab dengan sangat tenang. Seakan tak terjadi sesuatu yang penting.

“Kamu terkena geger otak ringan. Kejadian tadi pagi cukup membuat kamu terguncang. Jadi kemungkinan otakmu masih belum mau membuka lagi ingatan akan pagi itu. Tapi, suatu hari kamu pasti akan mengingatnya kembali. Setelah tubuhmu tidak menolak lagi kenyataan yang sebenarnya telah terjadi.”

“Baik, Dok.”

“Sekarang yang penting kamu harus memulihkan lagi keadaanmu dan terus minum obat yang sudah saya berikan, ya.” Dokter Daniel menyarankan.

“Baik, Dok.” Hanya itu kata yang bisa kuucapkan.

“Oke. Kembalilah beristirahat lagi. Malam juga sudah larut, sebaiknya saya dan teman saya pulang. Cepat sembuh ya, Victoria. Dan salam buat ayah, juga ibumu nanti.” Ia berkata sambil berdiri dan menghampiri opung di pintu kamar.

“Terima kasih ya, Dokter.” Hatiku luluh setiap mendengar ada orang yang perhatian pada ibuku juga.

Opung dan dokter bernama Daniel itu keluar. Tak lama, sebelum pintu kamarku ditutup opung, muncul wajah malaikat lagi.

“Cepat sembuh Victoria.”

Hanya sekilas. Tapi wajahnya mampu membuatku demam mendadak. Rasanya aku ingin berteriak memintanya mengucapkannya beribu-ribu kali. Itu kalimat sakti yang mampu membuatku lupa bahwa rasa sakit di tempat tidur ini seperti neraka.


Itulah sekilas pembuka dari novel perdana karya Christina Toar berkat asahan Masri Sareb Putra, selaku dosen Creative Writing, Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Hasil karya mahasiswa sempat dipamerkan di kampus tercinta pada menjelang akhir 2009 lalu. Ingin tahu cerita lebih selengkapnya? Atau bagaimana perjuangan seorang Victoria dalam kisah berjudul "Deja-VJ" ini? Nantikan!

Friday, May 14, 2010

Harapan Kecil Si Bakung


Ladang semakin gersang.
Di tengah cuaca yang tak menentu;
Sistem yang bobrok;
Benih-benih yang tak berdosa;
Kini semua mulai tercemar.

Jika mereka diberikan mulut;
Akankah mereka memaki kasar si Petani?
Ataukah mereka akan mengutuki alam yang telah menjadi tempat mereka berkembang?
Adakah sukacita, jika mereka berteriak-teriak meminta agar diperlakukan sesuai dengan kenyamanan mereka saja?

Oh... Maha Pengasih...
Mampukanlah, jua berilah hikmat, bagi petani dalam mengolah ladang yang kau percayakan.
Petani juga memiliki kekurangan dan kelebihannya;
Tapi bukakanlah jalan keadilan itu.

Itulah harapanku.

Salam dari,
Si Bunga Bakung yang tak berharga.

Duniaku

pergilah..
kerjakanlah segala sesuatumu sendiri
tutuplah pintu-pintu itu
kalau perlu bantinglah..

apalah arti semuanya ini
semua cerita hanya tentang aku
aku, dan hanya diriku

bersukalah
tak perlu pikirkan kesusahan itu
tak usah lagi kau berusaha berkasih-kasihan
terlalu banyak
terlalu dalam

semuanya kan kutanggung
kan kutunjukkan jalannya dengan caraku sendiri

semangatku kembalilah kepadaku
kekuatanku teruslah berada di sampingku
hanya kalian yang mampu menghapus air mata ini
bersama kalian ketenangan itu kembali
takkan tergantikan
hanya aku seorang

Tuesday, May 11, 2010

Bad Gravity

Kebas rasa ini
Menghilanglah kau
Kau telah menyesakkan setiap hariku
Tak ada lagi yang bisa kubagi tentang dirimu
Egomu telah menghancurkan dunia ini
Detik ini terasa berhenti untuk selamanya

Aku jatuh
Terhanyut olehmu

Kau mengekang setiap langkahku
Aku hanya ingin bebas
Aku hanya ingin bahagia
Aku hanya ingin hidup tanpamu

Sunday, May 09, 2010

Curhatku, Bu

FoR Mother's international day

Tak ternilai semua yang telah kau berikan//takkan tergantikan rasamu dengan perhatianku.
Kaulah pejuang sejati!
Kau menakjubkan,
kesetiaanmu patut mendapatkan segala yang terindah di dunia. Hanya melihatmu tersenyum,,maka duniaku yang dingin kan menjadi hangat.. Didikanmu membuatku sekuat hari ini.. Nilai-nilaimu menjadi bagian dari diriku juga..

Mampukah aku melihatmu bangga akan segala buah yang telah kuhasilkan??
Adakah sukacita di hatimu ketika kau mengawasiku dari setiap keseharianku??
Seberapa seringkah hatimu terluka oleh kekejaman lidahku??

Maafkanlah itu,,tetaplah berbahagia ibu,,tuntunlah anakmu,,kuatkan semangatmu..
Hari penuh kegembiraan kan menanti suatu hari nanti..
Dan 'kan kubuktikan aku bisa!

Wednesday, May 05, 2010

Back to U

Bagi mereka yang tetap setia, atau mau berbalik;
hukuman pasti akan diakhiri.
Penderitaan pasti segera berakhir;
Kesedihan pasti segera berhenti;
Air mata pasti segera dihapus-Nya.
Badai kan pasti berlalu.
~U = My Big JC

Sunday, May 02, 2010

Hidup itu Belajar

Belajarlah pada kehidupan,
Dari sana kau akan mendapatkan pelajaran,
yang bahkan lebih berharga dari sebuah pengetahuan semata.
Kembangkan sayap kreasimu.
Bangunlah karaktermu.
Dan berterimakasihlah pada hidup.

Selamat
Hari Pendidikan Nasional!
-2 Mei

Saturday, May 01, 2010

Hari Buruh Sedunia

May Day
~mereka harus dihargai, tanpa mereka, ada ruang kosong
~mereka patut diacungi jempol, perjuangan hidup mereka besar
~mereka pun salah satu pahlawan tanpa tanda jasa yang tak terungkap
~mereka, para buruh, berbanggalah
~kalian juga memiliki hak atas negara
~pakailah kebebasanmu dengan lebih bertanggung jawab dan bangunlah negara ini

Sebaliknya

Pesan dari Bintang - Sitta Karina

I think this is one of the best quotes that i loved.. >,<

"On Contrary"
I want to cry,
But, instead I laugh.
I want to taint the rose
Absurdly, I cherish
its beauty.
I want to turn my back
on you,
On contrary,
I run to your warmnth.