Google+ Followers

Pages

Thursday, July 14, 2011

Waspadai Gejala Bystander Effect atau Kitty Syndrome


Pernah dengar “Kitty Genovese Syndrome”? Penyakit apakah itu? Parahkah? Apakah di Indonesia juga bisa terserang penyakit itu? Yah, inilah saatnya bagi kita membuka pikiran dan sadar akan serangan gejala psikologi satu ini. Check th
is out…

Latar Belakang Cerita

Kitty Genovese merupakan sebuah nama seorang wanita kelahiran New York City tahun 1935 tanggal 7 Juli. Bernama panjang Catherine Susan Genovese, ia adalah anak pertama dari lima bersaudara. Di usia ke 28 tahun, tepatnya 13 Maret 1964, ia mengalami serangan dari seorang laki-laki ketika ia baru tiba di apartemennya. Waktu menunjukkan pukul 3.15 subuh, ketika ia baru pulang dari bar tempat kerjanya, ia memarkir mobilnya tak jauh dari pintu tempat tinggalnya. Tak lama ia keluar dari mobil, ia diterjang dari belakang oleh seorang laki-laki berusia 29 tahun, Winston Moseley, dengan sebuah pisau dua kali. Kitty pun berteriak, “Oh my God, he stabbed me! Help me!” Suara tangisannya didengar sebagian dari tetangganya, tapi di malam yang dingin itu semua jendela tertutup, sehingga hanyaa beberapa orang yang sadar bahwa itu tangisan minta tolong. Dan akhirnya Robert Mozer, seorang dari tetangganya berteriak pada si penyerang, “Let that girl alone!”, dan Moseley kabur sejenak. Setelah itu, dengan penuh perjuangan Kitty menghampiri pintu apartemennya. Namun tak ada seorang pun yang keluar membantunya.

Seorang saksi mengatakan bahwa ia sempat menelepon polisi, tapi tidak melaporkan kejadian secara jelas dan butuh perhatian tinggi. Ia memberitahukan bahwa “hanya” terjadi penyerangan pada seorang wanita “beat up, but got up and was staggering around.”

Saksi melihat bahwa Moseley masuk sebuah mobil dan pergi. Tapi ia kembali lagi setelah sepuluh menit dan menemukan Kitty masih berada di belakang bangunan. Ia pun menyerangnya kembali dengan memberikan beberapa kali tusukan dan memperkosanya. Kitty sempat menyerang balik, namun pada akhirnya ia terbaring sekarat. Laki-laki itu pun mencuri uang yang dimiliki Kitty dan meninggalkannya. Serangan itu terjadi selama setengah jam.

Beberapa waktu kemudian, seorang saksi, Karl Ross, menelepon polisi. Tak berapa lama polisi dan ambulans datang, pada pukul 4.15. Namun dalam perjalanan menuju rumah sakit, Kitty tidak dapat terselamatkan.

Polisi pun menginvestigasi latar belakang kejadian dan menemukan bahwa hampir 38 orang tetangganya tahu kejadian penyerangan terhadap Kitty, tapi tak ada satu pun yang langsung turun menolongnya.

Dan para psikolog ikut meneliti fenomena yang terjadi pada saat itu. Secara psikologi, gejala ini dikenal dengan “Bystander Effect”.

Bystander Effect Indonesia

Gejala “Bystander Effect”, “Genovese Syndrome”, atau “Diffusion of Responsibility”, termasuk gejala psikologi yang bisa menyerang orang kapan saja dan di mana saja. Teori ini berasumsi bahwa kemungkinan seorang individu untuk membantu orang lain yang membutuhkan bantuan, ternyata berkaitan juga dengan seberapa banyak orang yang menjadi saksi akan kejadian tersebut pada waktu yang bersamaan. Dengan kata lain, seseorang menjadi merasa lebih kecil keinginannya untuk membantu seseorang jika ia bukan satu-satunya orang yang melihat orang yang membutuhkan pertolongan tersebut.

Begitu pula dengan fenomena yang sering terjadi di Indonesia. Tanpa disadari kita sudah terjangkit “Bystander Effect“ ketika kita melihat sebuah kejadian yang membutuhkan pertolongan kita, namun kita mengabaikannya karena tahu bahwa masih banyak orang lain yang bisa menolong dia yang berada di tempat yang sama. Pemikiran semacam itu seakan-akan mengatakan, “mengapa harus saya?” atau “orang lain lebih mampu menolong dia daripada saya.” Itulah tanda-tanda bahwa kita melemparkan tanggung jawab.

Contoh konkrit yang sering terjadi adalah ketika terjadi kecelakaan motor atau tabrakan. Banyak orang langsung berkumpul. Tapi apakah semua orang yang berkumpul di sana membantu si korban yang tertabrak atau ditabrak? Tidak. Sebagian orang bahkan hanya menonton layaknya itu sebuah “tontonan gratis”. Rasa kasihan timbul, tapi tidak ada aksi dari kita untuk berusaha menelepon polisi, atau ambulans, atau membantu menengahi.

Yang bisa dipelajari dari gejala psikologi ini adalah bagaimana kita sadar dan mau bereaksi terhadap situasi yang terjadi di sekitar kita. Sadar akan kemampuan diri sendiri dan sadar akan kondisi yang ada menjadi poin penting bagi kita untuk melakukan sebuah tindakan pertolongan. Ketika kita tanggap dan percaya bahwa melalui bantuan yang kita berikan maka orang tersebut dapat teringankan, maka kita sudah terbebas dari pengaruh “Bystander Effect” atau “Diffusion of Responsibility”.

Nah, jika kita yang sedang menjadi si korban, maka satu tips yang bisa kita pakai adalah tunjukkan sebuah perhatian pada satu orang saksi. Ketika kita melihat mata seseorang dan menyuruhnya untuk melakukan beberapa hal yang kita perintahkan, maka ia akan terlepas dari “Bystander Effect”. Hal ini disebabkan, si penolong tadi menjadi jelas apa yang harus ia perbuat dan ia merasa bahwa dirinya diberikan kepercayaan untuk menolong orang tersebut. (TT)


Artikel ini dibuat otentik oleh Penulis dan pernah diterbitkan dalam media komunikasi pemuda "MISIONER" rubrik Inspirasi pada bulan September 2010 (sebelum masuk meja editor).

Sumber: berbagai media.

Tuesday, July 12, 2011

My Only - Beautiful



I:
There's a song that inside of my soul
It's the one that I've tried to write over and over again
I'm awake in the infinite cold,
but You sing to me over
And over and over again

So I lay my head back down
And I lift my hands and pray to be only Yours
I pray to be only Yours
I know now You're my only hope

Sing to me the song of the stars
Of Your galaxy dancing and laughing and laughing again
When it feels like my dreams are
So far, sing to me of the plans that You have for me over again

I give You my destiny, I'm giving You all of me
I want Your symphony
Singing in all that I am at the top of my lungs
I'm giving it back

So I lay my head back down
And I lift my hands and pray to be only Yours
I pray to be only Yours
I know now You're my only hope


The Girl:
It doesn't matter if you love Him or capital H-I-M
Just put your paws up
'Cause you were born this way, baby

He made you perfect, babe
So hold your head up, girl and you you'll go far

I:
I'm beautiful in my way
'Cause God makes no mistakes
I'm on the right track, baby
I was born this way

The Girl:
Don't hide yourself in regret
Just love yourself and you're set
"I'm on the right track, baby
I was born this way, born this way"

Talk to Myself:
There ain't no other way, baby, I was born this way
Baby, I was born this way

The Girl:
Give yourself prudence and love your friends
Subway kid, rejoice of truth
In the religion of the insecure
I must be myself, respect my youth

Believe capital H-I-M
I love my life, I love this record

Don't be a drag, just be a queen
Don't be

###

Okay, this is a mash up lyric by Mandy Moore "Only Hope" and Lady Gaga "Born This Way". And that's what i feel now.

See ya!

Mix Up

Ayo keluar dari zona nyamanmu!
Itu hanya akan membunuhmu pelan-pelan

Kalau begitu, bagaimana dengan passion?
Bukankah itu termasuk zona nyaman?

#dunno

I just need somebody to listening what i feel
not somebody to hearing me

#mess_up

Lalu,
bagaimana cara aku menikmatinya jika sedang terjadi mestakung?

Semangat!

Yeah, we can do it!
I can do it!
I deserved a better one!
I'm special
I'm limited

Kata-kata semangat mudah terlontar
Tapi apakah kau tahu betapa hancur kerusakan di dalamnya?
Tahukah kau betapa sulitnya menata kembali itu semua?

#going_under

Then what?

What Next?

Oke,,
yang lalu biarlah berlalu

Sekarang,,
apalah yang akan terjadi?

Pasrah?
Hell to the NO!

Kalau begitu, mari berbuat

Stop thinking!

Terlalu banyak berpikir hanya akan menghambat kinerjamu
Berlaku dan ikuti kata hati menjadi satu tolakan yang kuat
Apalagi dengan berserah kepada jalan-Nya

Asalkan sudah berusaha keras,
selanjutnya
hasilnya
semuanya pasti akan berjalan sesuai dengan rencana-Nya

Dia yang berkuasa
Dia yang telah menyediakan kesempatan
Dia yang telah berkarya selama ini

Mari, mari,
kita laksanakan "PLAN B"

aja-aja-hwaiting!

Friday, July 08, 2011

Passion

Well,,
banyak istilah yang berdenting tak beriringan
"hidup itu indah" "hidup itu perlu dinikmati"
"hidup itu tidak mudah" "hidup itu tak pernah datar"

Yah, itulah hidup
Harus dijalani sesuai dengan passion dari setiap pemiliknya

Pernahkah kau mendengar bagaimana cerita-cerita dari orang hebat
Dan seberapa sering kau melihat mereka sukses hanya dari ketekunan dan semangat hidup mereka akan suatu hal

Dan suatu hal itu bisa berarti sebuah nilai yang kecil di mata orang lain
Namun, ternyata itulah segalanya bagi pemiliknya

Passion
Sesuatu yang berbisik di dalam hatimu
Sesuatu yang memiliki kekuatan besar untuk menghadapi tatapan dunia
Sesuatu yang dapat membuat manusia bahagia
Dan itu sesuatu yang tak dapat dinillai dengan apapun di dunia

Tapi, sejauh apakah kita dapat mengetahui arti sebenarnya dari passion itu?
Begitu banyak kabut yang dapat menyimpangkan kita dari jalan tersebut

Kejarlah dan cari tahulah apa passion-mu
Sebelum segalanya terlambat dan kau hanya bisa menyesalinya

Tuesday, July 05, 2011

Apalah Arti Sebuah Nama?


Ikuti kata hatimu

Apakah semuanya harus dinilai dari sebuah nama?
Istilah "apalah arti sebuah nama?" menjadi sebuah tanda tanya besar kini

Ketika penulis harus berhadapan dengan situasi tanpa nama namun memberikan sesuatu yang berarti dari apa yang dihasilkan di dalamnya, istilah ini menjadi tameng dan perisai bagi orang-orang yang mencelanya.
Jadi "apalah arti sebuah nama?", jika ternyata dari dalam dirinya memiliki sebuah kemampuan yang tersimpan.

Dan saat penulis harus berjalan menghadapi realita yang ternyata jauh dari bayangan, terlihat bahwa sebuah nama itu menjadi penting demi pengakuan, demi simbol, demi status yang akan menjadi nilai tambah.
Jadi "apalah arti sebuah nama?", jika pada kenyataannya, manusia tetap membutuhkan pengakuan dari orang lain.

Nama?

Ya, begitu banyak makna dari sebuah nama
(tapi) Tidak, segala sesuatu harus dinilai dari kemampuan yang dihasilkannya

Akhirnya, nama merupakan hasil dari kemampuan seseorang yang diakui oleh orang lain.
Mungkin tidak sekarang -nama menjadi penting- tapi disaat semua orang ingin memerlukan sebuah nama, maka nama menjadi penting.

Friday, July 01, 2011

June and July

Juni telah berlalu
Segala kesibukan akan ujian, pencarian magang, dan bab 1-3 skripsi

Semua telah terlewatkan dengan begitu indah
Kekuatan telah dikerahkan demi hasil yang terbaik

Kini
Juli pun hadir

Dengan segala kesibukan baru
Magang
Liburan
Belajar sesuatu yang baru

Dan itu akan terus berlanjut
Semoga bulan ini dapat menjadi sesuatu
Sebuah pembelajaran hidup untuk terus berjuang

WELCOME, JULY!
God bless us