Google+ Followers

Pages

Thursday, January 28, 2010

Kata 'yang harusnya' Mutiara

Ujian hari kelima baru saja berakhir. Mata kuliah pertama adalah Pengantar Pemasaran dan kedua adalah Teknik Presentasi (Teori).
Awalnya, jam ujian pertama, aku lumayan percaya diri bisa menjawab dengan baik 2 nomor dari 5. Sisanya agak dibuat sesuai realitas dan pengetahuan yang sudah kudapat. Namun, pada detik-detik terakhir, berbunyi suara pesan masuk. Aku yakin itu bukan dari handphoneku. Tapi teringat bahwa tadi pagi aku belum sempat mematikan/silent ponselku. Dengan panik aku segera menyelesaikan beberapa nomor yang kulongkapi terlebih dahulu. [Peraturan utama yang harus dipenuhi oleh peserta ujian adalah tidak ada suara ponsel.] Pengawas memang tidak begitu memperhatikan suara tadi. Dan untuk mengantisipasi kalau-kalau ponselku berbunyi, maka aku segera mengumpulkan jawabanku. Aku tak ingin hanya karna itu, aku gagal matkul ini.
Tak diduga, siangnya aku sudah diberitahu bahwa nilaiku A. WOW! Hebat juga Karya-Nya. ^^
Matkul kedua, aku mendapat kisi-kisi bahwa hari ini akan keluar soal tentang kata-kata mutiara/motivasi. Alhasil muncullah dua ide buat ngisi soal seperti itu:
~ I LOVE WHAT I DO; I DO WHAT I LOVE. by Tina Talisa.
~Jika semua orang berpikir bahwa biarkanlah orang lain saja yang memulai duluan; maka tak akan ada yang namanya kemajuan dan perubahan. Jadi, buatlah dirimu yang no. 1. by Tina Toar ... (^^,)
Eh, ternyata nggak keluar soal seperti itu. Tapeeyy deyy..

Tuesday, January 12, 2010

Nilai yang Indah

Terkadang aku ingin seperti orang buta yang tak melihat secara kasat mata, namun melihat menurut mata hati.
Terkadang aku ingin seperti 'lady' yang tetap setia dan tahu siapa yang paling menyayanginya tanpa melihat memperhitungkan perubahan fisik tuannya.

Satu hal yang terlintas di pikiran adalah sebuah kata bijak yang memiliki artian, kenalilah dulu orangnya. Setelah itu nilailah dia. Memang sebuah kata yang pro-kontra.
Tapi aku suka itu.
Don't judge the book by its cover

Terus hargailah semua macam perbedaan yang ada di sekitarmu.
Itu akan membantumu berpikir lebih luas.
Think outside the box

Pada akhirnya...
Semua berubah. Yang tak berubah hanyalah perubahan itu sendiri.
Tetap bertahan dan kritis terhadap perubahan itu, maka kau akan diperkayanya.