Google+ Followers

Pages

Tuesday, November 08, 2011

GPP Sekali-kali

Sekali-sekali dicuekin
 - ga pa pa
Sekali-sekali dijutekin
 - ga pa pa
Sekali-sekali dimarahin
 - ga pa pa
Sekali-sekali salah kostum
 - ga pa pa

Sekali-kali memberi penghargaan lebih untuk diri sendiri
 - ga pa pa
Sekali-kali memanjakan diri
 - ga pa pa
Sekali-kali bersantai
 - ga pa pa

Namun,
Semangat jangan pernah padam
Usaha jangan pernah luntur
Kebanggaan jangan pernah hilang
Kekuatan jangan pernah lesu

Dan jangan pernah melebihi 'sekali-kali' dengan
'berlebihan' dan yang
akhirnya menjadi 'ketagihan'!

Cantikmu Cantikku

"Cantik itu pilihan!"

Di saat kamu ingin menjadi cantik, tentu harus ada pengorbanan yang kamu lakukan untuk mendapatkan hadiah berupa kecantikan.
Pengorbanan waktu, uang, dan tenaga. Bahkan -mungkin- masih banyak lagi jenis pengorbanan yang patut dilakukan, misalnya pengorbanan hati (karena harus banyak bersabar demi memiliki kecantikan lahiriah).

Untuk mencapai sesuatu yang baik, pengorbanan selalu memegang peranan penting di dalamnya. (fuih!)
Dan faktanya tidak semua orang merasa bahwa mereka perlu melakukan pengorbanan besar untuk mendapatkannya. (Mengapa?) Karena sifat, kepribadian, dan fisik seseorang tidak seragam. (Semangat yah!)

Jika kamu sadar bahwa mukamu akan timbul jerawat kalau tidak bersihkan.
Yah, luangkanlah waktu untuk membersihkannya.
Yah, sisihkanlah uang untuk membeli sabun perawatan wajah.
Yah, usahakanlah untuk rutin memelihara wajah.
Yah, buatlah pengorbanan yang pantas untuk mendapatkan wajah yang tetap bersih.

Dan tetap tidak mau melakukan pengorbanan yang besar untuk menjadi cantik, maka rubahlah cara pandang cantik kamu.
Bukan hanya mereka yang berwajah putih bersih yang bisa disebut cantik.
Bukan hanya mereka yang bertubuh indah dan tinggi yang bisa disebut cantik.
Dan bukan mereka yang berambut panjang yang bisa disebut cantik.

Cantik
itu
Relatif

Bahkan orang gila pun bisa menyebut dirinya cantik. (huuyuuhh)
Mengapa kamu yang sadar diri tidak mau memuji dirimu sendiri? (mmm)

Jadi, semuanya itu kembali pada dirimu.
Apakah kamu mau menjadi "CANTIK" seperti kata mereka?
Atau kamu mau menjadi "CANTIK" sebagaimana dirimu mau mensyukuri yang sudah diberikan?

Pilihlah, Cantik!

Yes, It's Me ;P
psstt,,mulailah merawat kecantikanmu dari dalam ~CHEERS!

Friday, October 21, 2011

Thank God It's Friday! (For Today)

Penulis baru memahami arti #TGIF atau Thank God It's Friday setelah mengecap pahit manisnya dunia kerja.
(Walau baru kerja magang, tapi ini pengalaman kantoran Penulis untuk pertama kalinya loh).

Senin:
Hari pertama di minggu yang baru.
Hari yang sangat membutuhkan semangat untuk menjalaninya.
Oleh karena itu biasanya, Sabtu atau Minggu sudah harus refill energi nih.

Selasa:
Hari kedua, sudah mulai terbiasa dan pikiran sudah mulai tertata untuk kembali bekerja.
Keinginan untuk segera weekend masih sangat kuat.

Rabu:
Hari ketiga, akan terasa mulai stabil atau bisa jadi labil.
Di sini hari yang dijalani terasa seperti sedang menikmati kerjaan atau sedang menikmati kepenatan. Pilihlah.

Kamis:
Hari penantian akan datangnya weekend akan segera terwujud.
Pastinya semangat 45 untuk sesegera mungkin menghabiskan hari.

Jumat:
YEAH! Saatnya bersenang-senang, meski masih ada 9 jam lagi menuju weekend!
Dan inilah saatnya pasang status #TGIF :)

(tapi) Seharusnya setiap hari kita mengucap syukur, loh!
Nah kalau gini beda lagi statusnya. Harusnya status kita "THANK GOD FOR TODAY!"
Itu baru namanya menikmati hari di setiap hari, bukan cuma hari Jumat.. :D
Semangat-semangat-semangat! <3

Thursday, October 13, 2011

Kisah Langit Kala itu

Langit kala itu tampak mendung
Tanda-tanda kedatangan kegelapan membayangi
Hingga hujan pun mengaburkan pandangan

Suram, berkabut
Langit bak bersedih
Titik-titik air matanya menceritakan itu
Ia menumpahkan seluruh bebannya

Ya di kala itu

Ia selalu memiliki impian kan datangnya pelangi
Keindahan sinar berwarna-warni kan datang mengganti kesenduannya
Dan harapan akan pelangi terindah selalu menjanjikan

Awalnya berat
Waktu seakan menguji ketetapan hati

Namun, meski hujan masih turun dengan deras
Ia akan tetap mempertahankan mimpinya
Impian akan kehangatan dan keceriaan
Pelangilah yang akan menjadi bayarannya

Friday, October 07, 2011

Pengetahuan tentang Wawancara #4

#4 KingDom (Praktek Kerja Magang)

This is my last interview (for internship 2011). Dan inilah keajaiban Sang Pencipta si Penulis. Berbekal status di salah satu jejaring sosial dunia maya, eh dipanggil wawancara. Thanks God!

Anyway, saat itu sebelum dipanggil untuk wawancara, Penulis diminta menghubungi si penawar kerjaan tersebut. Dan yang menawarkan peluang magang di tempat tersebut bisa disebut seorang bule yang tidak berbahasa Indonesia. My! Bahasa Inggris memang kudu musti dipelajari yah, tidak hanya penulisan, tapi juga percakapan. Dan inilah kali kedua Penulis harus berbahasa Inggris dengan orang yang benar-benar tidak bisa berbahasa Indonesia. Great!
Acak adut ngomongnya, bahkan pakai acara nulis script segala, dan pas dengerin dia ngomong, Oh! langsung gak jelas apa dia bilang. Marvelous! Tapi satu hal terakkhir yang bisa ditangkap adalah dia atau sekretarisnya akan nelpon Penulis, yeah!

Keesokannya ada yang telepon dengan nomor biasa, dan otak Penulis saat itu sedang girang bin sinting, alhasil percakapan dapat digambarkan seperti berikut:

Si Penelpon bilang “Halo” dengan nada manis;
Penulis menjawab “Eh Pi, uda bisa conference bertiganya?” dengan nada semangat nan cempreng. Yah, "Pi" itu nama teman Penulis –fyi.
Dia pun tetap berusaha meyakinkan bahwa dia bukan "Pi" dengan berkata, “Halo, ini Christina.”
Dan akhirnya Penulis sadar, salah orang. Man! Suara pun diatur menjadi satu oktaf di bawah nada semestinya dan Penulis akhirnya berkata, “Halo”. Dan sekian-sekian.

Kalau mau tau, telepon tadi adalah dari sekretaris si Penawar Kerjaan. Dan sekretaris tersebut meminta data diri dan foto melalui email. Tak lupa Penulis pun meminta alamat email dan nomor telepon untuk memastikan email terkirim. Awalnya setiap kali SMS dan telepon tidak pernah ada balasan dan konfirmasi. Hingga berselang beberapa hari kemudian Penulis diberitahukan bahwa bagian HR akan menghubungi Penulis untuk keterangan lebih lanjut tentang lamaran pekerjaan magang di tempat tersebut.

Dan kemudian janjian untuk wawancara sudah ditetapkan. Persiapan untuk wawancara Penulis tidak terlalu maksimal. Pencarian data mengenai perusahaan yang akan Penulis tempati terlalu minim dan hal esensial, seputar pekerjaan yang akan nantinya menjadi kegiatan Penulis, malah tak terlalu diperhatikan saat browsing.

Singkatnya, pelajaran yang didapat saat menjelang/sesaat/setelah sesi wawancara yaitu:

  • Perhatikan bagaimana gaya di perusahaan tersebut (baca: gaya berpakaian para pekerjanya, jika kalian sudah pernah ke tempat tersebut).
  • Telusuri bagaimana perusahaan yang mau dituju melakukan pekerjaan yang akan ditempati oleh kita saat diterima.
  • Aktif bertanya dan follow-up.
  • Jangan takut karena tidak bisa berbahasa Inggris.
  • Tetap menjaga hubungan komunikasi yang baik dengan orang-orang yang memberikan kita pekerjaan.
  • Mempersiapkan solusi yang kreatif dan masuk akal untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin menyangkut perusahaan dan pandangan kita terhadap perusahaan tersebut.


Dan disinilah Penulis ditempatkan oleh Sang Pemilik Waktu Sejati. :D
Semoga Penulis tidak mengecewakan semua yang telah dipercayakanNya. #EndForNow

Pengetahuan tentang Wawancara #3

#3 NS* (Kerja – Magang)

Nah yang satu ini agak berbeda. Setelah memasukkan lamaran, lama setelahnya baru Penulis dipanggil. Pertama Penulis dipanggil via telepon yang mengalami gangguan (pada saat diangkat, ternyata tidak ada suara dan mati mendadak). Yah, siapa sangka itu dari sebuah perusahaan yang akan menanggapi permintaan lamaran. Penulis baru menyadarinya setelah beberapa menit kemudian masuk teks dari salah satu bagian Marketing Communication NS*. Kegembiraan menutupi hal penting yang harus Penulis lakukan saat itu, yaitu mengonfimasi/membalas pesan tersebut. Hal ini Penulis abaikan karena beberapa hal, yaitu tidak ada pulsa dan teks tersebut hanya bernada pemberitahuan, adapun itu sebuah teks yang disampaikan pada ± sekitar pukul 18.00.

Anyway, di hari-H Penulis ternyata diwawancari oleh 1 tim dari bagian Markom (atau sudah dicampur - I don't even know). Mereka pun membagi sesi wawancara menjadi 2, yaitu sesi berbahasa Inggris dan sesi berbahasa 'campuran' (boleh memakai Bahasa Indonesia). Di saat itulah Penulis merasa bahwa kecintaan akan Bahasa Ibu Pertiwi lebih mendalam. :D

Pelajaran yang Penulis ambil dari sesi wawancara kali ini adalah:
  • Datang setengah jam sebelumnya agar bisa mempersiapkan diri setelah sampai di tempat tujuan.
  • Mencari sebanyak-banyaknya informasi tentang gaya wawancara yang di tempat tersebut (kalau memang mengetahui ada orang yang pernah melakukan wawancara di tempat yang sama).
  • Bersiap dengan sesi wawancara menggunakan Bahasa Inggris.
  • Tidak boleh terlihat gugup, misalnya berbicara sambil terbata-bata, kebanyakan “ehm..”, atau duduk dengan posisi tidak nyaman.
  • Percaya akan kemampuan diri sendiri, penampilan diri sendiri, dan kelayakan diri sendiri.
  • Mengonfirmasi/membalas setiap pesan, baik berupa teks atau telepon. Hal ini agar terlihat bahwa kalian selalu bisa diakses, kapan pun, dimana pun, dalam keadaan apa pun.
  • Menanyakan dengan jelas kapan hasil pengumuman wawancara akan keluar.
  • Selalu minta konfirmasi akan status hasil lamaran bisa menarik perhatian “khusus”.


Dan seperti kisah Penulis saat terima teks panggilan wawancara di atas, alhasil Penulis tidak diterima hanya karena dinilai memiliki jadwal yang tidak fleksibel. Dan pernyataan ketidaklulusan tes wawancara tersebut Penulis dapatkan secara tidak langsung dari pihak lain yang masih bersangkutan.

Jadi yang kali ini, belum waktunya.

Thursday, October 06, 2011

Pengetahuan tentang Wawancara #2

#2 KG (Beasiswa – Magang – Kerja)

Kali kedua dari pengalaman wawancara Penulis adalah ketika hendak merebut tiket beasiswa dari KG, dimana selain mendapat beasiswa dari KG, Penulis bisa mendapat kesempatan bekerja di perusahaan tersebut untuk magang dan kerja setelah lulus. Di saat itu perasaan gugup lebih merajai dibanding saat pertama kali. Walau begitu perasaan untuk tetap berpikir positif terngiang.

Saat itu, pengalaman yang didapat pada wawancara pertama kali akan diterapkan oleh Penulis di kali ini. Namun, ternyata muncul lagi pengalaman baru yang didapat:

  • Harus bisa “menjual diri” semenarik mungkin (bukan dalam artian negatif loh!).
  • Berpenampilan yang formal (tidak terlalu menjamin), yang penting nyaman.
  • Harus mengetahui tentang program dan menetapkan target yang masuk akal akan program/perusahaan tersebut.
  • Memiliki pertanyaan yang bisa ditanyain kepada mereka, tapi masih dalam standarnya.
  • Mengabaikan perilaku si penanya/HR yang tidak berhubungan dengan wawancara (abis, yang terkesan sekali saat itu adalah saat si Penanya bertanya sambil berkonsentrasi membersihkan hidungnya).
  • Datang tepat waktu, untuk melihat siapa kira-kira penanyanya dan tidak merasa terintimidasi oleh mereka.
  • Harus menunjukkan semangat dan keinginan kuat untuk mendapatkan yang ditawarkan perusahaan.


Kalau sesi wawancara kali ini, waktu yang dibutuhkan tidak lama, hanya sekitar 15 menit. Namun pada akhirnya, Penulis tidak lolos pada tahap wawancara tersebut.

Pengetahuan tentang Wawancara #1

#1 Hotel A*, Tangerang (Kerja – Magang)

Awalnya cuma iseng-berhadiah ngelamar ke sana, namun ternyata kepanggil wawancara bersama teman-teman seperjuangan. Dan sebelum hari wawancara, banyak informasi mulai meracuni pikiran untuk tidak menerima panggilan di sana, karena Penulis malah takut kalau akan langsung kepanggil kerja. (Pemikiran yang terlalu optimis!)

Alhasil di hari-H, pakaian yang dikenakan hanya sekenanya (alias “baju-gembel kuliah” kemeja kotak-kotak berlapis dan jins item). No make-up. No parfume, padahal habis ke Jakarta (baca: taruh CV di tempat lain). Waktu itu gak ada yang namanya rasa deg-degan takut gak ketrima. Adanya rasa percaya diri karena gak mau kerja di sini dan hanya ingin menjadikan wawancara dengan bagian HRnya sebagai pengalaman yang menyenangkan aja.

Waktu itu, pengalaman yang didapat:

  • Foto CV disarankan menggunakan blazer, make up natural, rambut dirapikan/diikat.
  • Duduk ambil posisi yang nyaman, tidak bersandar, juga tidak terlalu ujung duduknya.
  • Bertanya tentang divisi yang cocok dengan jurusan.
  • Mengetahui secara garis besar susunan organisasi perusahaan.
  • Waktu wawancara harap memakai make up tipis (walau hanya bedak dan lipstick/lipgloss –untuk wanita) agar tidak terlihat kusam.
  • Memakai parfum untuk mendapat kesan “tidak berantakan”.
  • Menunggu sambil berinteraksi dengan orang senasib akan membantu menghilangkan sedikit beban dan menjadikan diri lebih relaks, bahkan seperti berlatih berbicara dengan tata yang baik dengan mereka.


Setelah wawancara dengan bagian HRnya, Penulis dibawa untuk menemui bagian PRO, di sini suasana mulai berubah menjadi lebih formal dan menegangkan karena ditanyain lebih detail ke kemampuan diri sendiri.
Kali ini, pengalaman yang didapat:

  • Berkata yang jujur (tapi jangan terlalu polos juga, beda loh!).
  • Tunjukkan kemampuanmu.
  • Beritahukan kelebihan dan kekuranganmu yang sesuai dengan dirimu sendiri.
  • Tidak berlebihan, kecuali memang ada yang bisa dipamerkan.


Dan setelah melewati sekitar 4 jam untuk wawancara (kelamaan di bagian menunggu), akhirnya langsung diputuskan bahwa Penulis keterima di perusahaan tersebut. Dan memang benar, Penulis dari awal memang sudah merasakan hawa positif dari perusahaan ini, tapi Penulis tidak memiliki jiwa dan hati di perhotelan seperti ini (lebih karena syarat dan tempat tidak mampu menghidupkan keinginan Penulis untuk bekerja di sana). Akhirnya, surat pengunduran diri sebelum dimulainya praktek kerja magang di tempat tersebut sudah berada di meja kepala HR baru di hotel tersebut. (Sorry, Mam.)

Monday, October 03, 2011

Sinar Oktober

September telah terlewatkan dengan hari-hari penuh tawa dan tangis.
Setiap mimpi dan harapan mulai menunjukkan bayangannya di depan mata.
Akankah di bulan yang baru Sang Mentari akan padamkan sinarNya?
Tentu tidak! Berharap padaNya adalah salah satu jalan untuk dapat menyaksikan hari esok yang lebih cerah.
Semoga bulan Oktober ini bisa menjadi bulan yang lebih bersinar dibanding sebelumnya.
Tetap bekerja dan berdoa!

Tak Berhenti di Sana

Hampir tiga bulan...
Memang bukan waktu yang cukup lama -bagi kalian yang memiliki jadwal panjang berlibur.
Dan bukan pula waktu yang cukup singkat -bagi kalian yang sedang berharap cemas akan datangnya masa tenggak.


Ya!
Jika dikatakan "untuk meraih mimpi perlu darah dan air mata", tentu kalimat tersebut tak berhenti sampai di situ saja.
"Suatu saat, tuaian hasil jerih payah akan terlihat".

Tetap semangat!

Wednesday, September 14, 2011

Rumah yang Kesekian

Masih dalam proses pembelajaran. Dan sekarang waktunya mengetes sebentar.
Ini adalah salah satu rumah Penulis.


View GPIB Yahya, Jakarta in a larger map

Love and Thanks

Dear capital GOD,

thanks for everything and every time
You always be here with me
When i smile
When i cry
You show me the road
You show me Your true love

A big thanks for You

And
I just wanna love You more

<3

Wednesday, August 24, 2011

just Y.O.U

He knows me best.. He knows me most..

Tiada yang lain. Hanya Dia..

Bukan kamu.
Bukan juga mereka.

Bahkan, terlebih dari diriku sendiri.

Hanya Kau.
Ya, my Shepherd.
You, my God.

Tuesday, August 16, 2011

Cara DIA Luar Biasa

Terdapat sebuah kisah yang berawal dari seorang Pelari yang sedang berusaha melarikan diri dari kejaran para tentara jahat. Saat itu, si Pelari percaya akan pertolongan Tuhan yang akan menolongnya keluar dari pergumulannya. Dan di tengah pelariannya, ia menemukan sebuah gua batu. Dari dalam gua batu itu, si Pelari memanjatkan permohonan kepada Tuhan agar membantunya. Ia berharap agar Tuhan menutup gua itu dengan batu besar agar para tentara tidak dapat menemukannya.

Namun, apakah jawaban Tuhan?

Ia mengirimkan seekor laba-laba yang membuat sarang di pintu gua. Si Pelari pun tampak tak percaya dengan bantuan yang dikirimkan oleh Tuhan.

Si Pelari semakin panik ketika suara langkah para tentara jahat mulai mendekat. Ia tetap berpengharapan akan datangnya pertolongan yang lebih luar biasa dari Tuhan. Namun, tidak ada yang lain, selain laba-laba yang mulai memenuhi gua tersebut dengan sarangnya.

Hingga akhirnya para tentara jahat pun tiba di dekat gua tersebut. Terdengar teriakan-teriakan tentara yang marah, "ayo, kita cari di gua tersebut!" kata seorang kepada yang lain.
"Tidak," kata Pemimpin dari tentara tersebut, "kita tidak perlu mencari ke dalam gua tersebut."
"Kenapa?" Semua tentara mulai keheranan.
"Lihatlah di sana," si Pemimpin menunjuk pada sarang laba-laba yang menutupi gua tersebut. "Jika si Pelari bersembunyi di sana, maka pasti sarang laba-laba tersebutu akan terkoyak. Tapi lihatlah, sarang itu tidak sobek atau tidak ada tanda-tanda ia lari ke dalam gua tersebut. Mari kita pergi mencari ke tempat lain."

Kali itu pun, si Pelari sungguh heran akan hal yang tak dapat ia pikirkan selama itu. Ia sungguh tidak habis berpikir bahwa hidupnya telah selamat bahkan tanpa batu besar atau senjata dan perlengkapan perang yang dapat memenangkannya. Cukup dengan laba-laba dan sarangnya maka ia pun selamat.

Nilai inti dari kisah ini adalah kita dapat memikirkan bagaimana rencana Tuhan begitu luar biasa, bahkan pengalaman, pikiran, dan usia kita tidak akan cukup untuk menggapai pikiran DIA yang begitu luar biasa.

Di samping itu, kita pun diingatkan kembali akan kebaikan yang sebenarnya selalu berada di sekitar kita. Hanya tergantung pada diri sendiri, apakah mau mensyukurinya atau mengeluh dan meminta lebih. Tetap tanamkan bahwa kebaikan akan selalu beserta kita ketika kita mempercayai bahwa hal yang kita perbuat itu baik adanya dan tidak mementingkan diri sendiri.


Intisari dari khotbah Bpk. Johan Tumanduk, 14 Agustus 2011, LKC 2011
Berdasarkan interpretasi dari Penulis sendiri, sehingga jika ada
ketidaksesuaian mohon dimaklumi.

Monday, August 08, 2011

Hambatan diperlukan untuk Hidup

Terkadang sesuatu yang didapat dengan mudah, cepat untuk berlalu.
Hal itu dikarenakan faktor kebiasaan manusia yang sudah berada di zona aman.
Mereka akan cenderung untuk tidak memperdulikan dan menghargai apa yang telah didapatnya.
Apalagi ketika semuanya itu seakan mudah bagi mereka.
Tantangan yang kecil mampu membuat orang lengah.
Namun, ketika hambatan sebesar gunung berada di depan mata,
mereka akan belajar dengan lebih tekun untuk mengatasi segalanya.
Dengan belajar, mata mereka dapat terbuka untuk lebih menghargai segala upaya yang telah mereka keluarkan dan hasil yang telah/akan mereka terima.

Jadi,
Hambatan itu juga penting.
Segala usaha harus dikerahkan.
Apapun harus disyukuri.
Dan berserah, hanya salah satu jalan, selain bekerja.

Thursday, July 14, 2011

Waspadai Gejala Bystander Effect atau Kitty Syndrome


Pernah dengar “Kitty Genovese Syndrome”? Penyakit apakah itu? Parahkah? Apakah di Indonesia juga bisa terserang penyakit itu? Yah, inilah saatnya bagi kita membuka pikiran dan sadar akan serangan gejala psikologi satu ini. Check th
is out…

Latar Belakang Cerita

Kitty Genovese merupakan sebuah nama seorang wanita kelahiran New York City tahun 1935 tanggal 7 Juli. Bernama panjang Catherine Susan Genovese, ia adalah anak pertama dari lima bersaudara. Di usia ke 28 tahun, tepatnya 13 Maret 1964, ia mengalami serangan dari seorang laki-laki ketika ia baru tiba di apartemennya. Waktu menunjukkan pukul 3.15 subuh, ketika ia baru pulang dari bar tempat kerjanya, ia memarkir mobilnya tak jauh dari pintu tempat tinggalnya. Tak lama ia keluar dari mobil, ia diterjang dari belakang oleh seorang laki-laki berusia 29 tahun, Winston Moseley, dengan sebuah pisau dua kali. Kitty pun berteriak, “Oh my God, he stabbed me! Help me!” Suara tangisannya didengar sebagian dari tetangganya, tapi di malam yang dingin itu semua jendela tertutup, sehingga hanyaa beberapa orang yang sadar bahwa itu tangisan minta tolong. Dan akhirnya Robert Mozer, seorang dari tetangganya berteriak pada si penyerang, “Let that girl alone!”, dan Moseley kabur sejenak. Setelah itu, dengan penuh perjuangan Kitty menghampiri pintu apartemennya. Namun tak ada seorang pun yang keluar membantunya.

Seorang saksi mengatakan bahwa ia sempat menelepon polisi, tapi tidak melaporkan kejadian secara jelas dan butuh perhatian tinggi. Ia memberitahukan bahwa “hanya” terjadi penyerangan pada seorang wanita “beat up, but got up and was staggering around.”

Saksi melihat bahwa Moseley masuk sebuah mobil dan pergi. Tapi ia kembali lagi setelah sepuluh menit dan menemukan Kitty masih berada di belakang bangunan. Ia pun menyerangnya kembali dengan memberikan beberapa kali tusukan dan memperkosanya. Kitty sempat menyerang balik, namun pada akhirnya ia terbaring sekarat. Laki-laki itu pun mencuri uang yang dimiliki Kitty dan meninggalkannya. Serangan itu terjadi selama setengah jam.

Beberapa waktu kemudian, seorang saksi, Karl Ross, menelepon polisi. Tak berapa lama polisi dan ambulans datang, pada pukul 4.15. Namun dalam perjalanan menuju rumah sakit, Kitty tidak dapat terselamatkan.

Polisi pun menginvestigasi latar belakang kejadian dan menemukan bahwa hampir 38 orang tetangganya tahu kejadian penyerangan terhadap Kitty, tapi tak ada satu pun yang langsung turun menolongnya.

Dan para psikolog ikut meneliti fenomena yang terjadi pada saat itu. Secara psikologi, gejala ini dikenal dengan “Bystander Effect”.

Bystander Effect Indonesia

Gejala “Bystander Effect”, “Genovese Syndrome”, atau “Diffusion of Responsibility”, termasuk gejala psikologi yang bisa menyerang orang kapan saja dan di mana saja. Teori ini berasumsi bahwa kemungkinan seorang individu untuk membantu orang lain yang membutuhkan bantuan, ternyata berkaitan juga dengan seberapa banyak orang yang menjadi saksi akan kejadian tersebut pada waktu yang bersamaan. Dengan kata lain, seseorang menjadi merasa lebih kecil keinginannya untuk membantu seseorang jika ia bukan satu-satunya orang yang melihat orang yang membutuhkan pertolongan tersebut.

Begitu pula dengan fenomena yang sering terjadi di Indonesia. Tanpa disadari kita sudah terjangkit “Bystander Effect“ ketika kita melihat sebuah kejadian yang membutuhkan pertolongan kita, namun kita mengabaikannya karena tahu bahwa masih banyak orang lain yang bisa menolong dia yang berada di tempat yang sama. Pemikiran semacam itu seakan-akan mengatakan, “mengapa harus saya?” atau “orang lain lebih mampu menolong dia daripada saya.” Itulah tanda-tanda bahwa kita melemparkan tanggung jawab.

Contoh konkrit yang sering terjadi adalah ketika terjadi kecelakaan motor atau tabrakan. Banyak orang langsung berkumpul. Tapi apakah semua orang yang berkumpul di sana membantu si korban yang tertabrak atau ditabrak? Tidak. Sebagian orang bahkan hanya menonton layaknya itu sebuah “tontonan gratis”. Rasa kasihan timbul, tapi tidak ada aksi dari kita untuk berusaha menelepon polisi, atau ambulans, atau membantu menengahi.

Yang bisa dipelajari dari gejala psikologi ini adalah bagaimana kita sadar dan mau bereaksi terhadap situasi yang terjadi di sekitar kita. Sadar akan kemampuan diri sendiri dan sadar akan kondisi yang ada menjadi poin penting bagi kita untuk melakukan sebuah tindakan pertolongan. Ketika kita tanggap dan percaya bahwa melalui bantuan yang kita berikan maka orang tersebut dapat teringankan, maka kita sudah terbebas dari pengaruh “Bystander Effect” atau “Diffusion of Responsibility”.

Nah, jika kita yang sedang menjadi si korban, maka satu tips yang bisa kita pakai adalah tunjukkan sebuah perhatian pada satu orang saksi. Ketika kita melihat mata seseorang dan menyuruhnya untuk melakukan beberapa hal yang kita perintahkan, maka ia akan terlepas dari “Bystander Effect”. Hal ini disebabkan, si penolong tadi menjadi jelas apa yang harus ia perbuat dan ia merasa bahwa dirinya diberikan kepercayaan untuk menolong orang tersebut. (TT)


Artikel ini dibuat otentik oleh Penulis dan pernah diterbitkan dalam media komunikasi pemuda "MISIONER" rubrik Inspirasi pada bulan September 2010 (sebelum masuk meja editor).

Sumber: berbagai media.

Tuesday, July 12, 2011

My Only - Beautiful



I:
There's a song that inside of my soul
It's the one that I've tried to write over and over again
I'm awake in the infinite cold,
but You sing to me over
And over and over again

So I lay my head back down
And I lift my hands and pray to be only Yours
I pray to be only Yours
I know now You're my only hope

Sing to me the song of the stars
Of Your galaxy dancing and laughing and laughing again
When it feels like my dreams are
So far, sing to me of the plans that You have for me over again

I give You my destiny, I'm giving You all of me
I want Your symphony
Singing in all that I am at the top of my lungs
I'm giving it back

So I lay my head back down
And I lift my hands and pray to be only Yours
I pray to be only Yours
I know now You're my only hope


The Girl:
It doesn't matter if you love Him or capital H-I-M
Just put your paws up
'Cause you were born this way, baby

He made you perfect, babe
So hold your head up, girl and you you'll go far

I:
I'm beautiful in my way
'Cause God makes no mistakes
I'm on the right track, baby
I was born this way

The Girl:
Don't hide yourself in regret
Just love yourself and you're set
"I'm on the right track, baby
I was born this way, born this way"

Talk to Myself:
There ain't no other way, baby, I was born this way
Baby, I was born this way

The Girl:
Give yourself prudence and love your friends
Subway kid, rejoice of truth
In the religion of the insecure
I must be myself, respect my youth

Believe capital H-I-M
I love my life, I love this record

Don't be a drag, just be a queen
Don't be

###

Okay, this is a mash up lyric by Mandy Moore "Only Hope" and Lady Gaga "Born This Way". And that's what i feel now.

See ya!

Mix Up

Ayo keluar dari zona nyamanmu!
Itu hanya akan membunuhmu pelan-pelan

Kalau begitu, bagaimana dengan passion?
Bukankah itu termasuk zona nyaman?

#dunno

I just need somebody to listening what i feel
not somebody to hearing me

#mess_up

Lalu,
bagaimana cara aku menikmatinya jika sedang terjadi mestakung?

Semangat!

Yeah, we can do it!
I can do it!
I deserved a better one!
I'm special
I'm limited

Kata-kata semangat mudah terlontar
Tapi apakah kau tahu betapa hancur kerusakan di dalamnya?
Tahukah kau betapa sulitnya menata kembali itu semua?

#going_under

Then what?

What Next?

Oke,,
yang lalu biarlah berlalu

Sekarang,,
apalah yang akan terjadi?

Pasrah?
Hell to the NO!

Kalau begitu, mari berbuat

Stop thinking!

Terlalu banyak berpikir hanya akan menghambat kinerjamu
Berlaku dan ikuti kata hati menjadi satu tolakan yang kuat
Apalagi dengan berserah kepada jalan-Nya

Asalkan sudah berusaha keras,
selanjutnya
hasilnya
semuanya pasti akan berjalan sesuai dengan rencana-Nya

Dia yang berkuasa
Dia yang telah menyediakan kesempatan
Dia yang telah berkarya selama ini

Mari, mari,
kita laksanakan "PLAN B"

aja-aja-hwaiting!

Friday, July 08, 2011

Passion

Well,,
banyak istilah yang berdenting tak beriringan
"hidup itu indah" "hidup itu perlu dinikmati"
"hidup itu tidak mudah" "hidup itu tak pernah datar"

Yah, itulah hidup
Harus dijalani sesuai dengan passion dari setiap pemiliknya

Pernahkah kau mendengar bagaimana cerita-cerita dari orang hebat
Dan seberapa sering kau melihat mereka sukses hanya dari ketekunan dan semangat hidup mereka akan suatu hal

Dan suatu hal itu bisa berarti sebuah nilai yang kecil di mata orang lain
Namun, ternyata itulah segalanya bagi pemiliknya

Passion
Sesuatu yang berbisik di dalam hatimu
Sesuatu yang memiliki kekuatan besar untuk menghadapi tatapan dunia
Sesuatu yang dapat membuat manusia bahagia
Dan itu sesuatu yang tak dapat dinillai dengan apapun di dunia

Tapi, sejauh apakah kita dapat mengetahui arti sebenarnya dari passion itu?
Begitu banyak kabut yang dapat menyimpangkan kita dari jalan tersebut

Kejarlah dan cari tahulah apa passion-mu
Sebelum segalanya terlambat dan kau hanya bisa menyesalinya

Tuesday, July 05, 2011

Apalah Arti Sebuah Nama?


Ikuti kata hatimu

Apakah semuanya harus dinilai dari sebuah nama?
Istilah "apalah arti sebuah nama?" menjadi sebuah tanda tanya besar kini

Ketika penulis harus berhadapan dengan situasi tanpa nama namun memberikan sesuatu yang berarti dari apa yang dihasilkan di dalamnya, istilah ini menjadi tameng dan perisai bagi orang-orang yang mencelanya.
Jadi "apalah arti sebuah nama?", jika ternyata dari dalam dirinya memiliki sebuah kemampuan yang tersimpan.

Dan saat penulis harus berjalan menghadapi realita yang ternyata jauh dari bayangan, terlihat bahwa sebuah nama itu menjadi penting demi pengakuan, demi simbol, demi status yang akan menjadi nilai tambah.
Jadi "apalah arti sebuah nama?", jika pada kenyataannya, manusia tetap membutuhkan pengakuan dari orang lain.

Nama?

Ya, begitu banyak makna dari sebuah nama
(tapi) Tidak, segala sesuatu harus dinilai dari kemampuan yang dihasilkannya

Akhirnya, nama merupakan hasil dari kemampuan seseorang yang diakui oleh orang lain.
Mungkin tidak sekarang -nama menjadi penting- tapi disaat semua orang ingin memerlukan sebuah nama, maka nama menjadi penting.

Friday, July 01, 2011

June and July

Juni telah berlalu
Segala kesibukan akan ujian, pencarian magang, dan bab 1-3 skripsi

Semua telah terlewatkan dengan begitu indah
Kekuatan telah dikerahkan demi hasil yang terbaik

Kini
Juli pun hadir

Dengan segala kesibukan baru
Magang
Liburan
Belajar sesuatu yang baru

Dan itu akan terus berlanjut
Semoga bulan ini dapat menjadi sesuatu
Sebuah pembelajaran hidup untuk terus berjuang

WELCOME, JULY!
God bless us

Thursday, June 09, 2011

I

Dear GOD,

I LOVE

LOVE

L
O
V
E

L.O.V.E

L-O-V-E

LOveevOL

LOloVEve

LOVE


and

I will always LOVE YOU

Friday, June 03, 2011

#MyJuneWish

Today's commitment!

Semester 7 - mulai menjajah dunia freelance; kursus bahasa (inggris, perancis/korea); skripsi kelar!

2012 - wisuda; have fun in Bali/Lombok; working (Unilever? Amin)

2016 - tour with sis D (around the Europe!)

2017 - get married with the one I loved (and he loves me too) ^^

2021 - jadi Duta Pariwisata Indonesia; membangun sebuah usaha mandiri (like an unique book rental and a tea shop) :D

Jika aku berani bermimpi, maka aku (harus) berani mewujudkannya - nn

Tuesday, May 31, 2011

I Want to Get It Right

GET IT RIGHT - RACHEL GLEE LYRIC

What have I done? I wish I could run
Away from this ship goin' under
Just tryin' to help, hurt everyone else
Now I feel the weight of the world is
On my shoulders

(*)
What can you do when your good isn't good enough?
When all that you touch tumbles down?
'Cause my best intentions keep making a mess of things
I just wanna fix it somehow

But how many times will it take?
Oh, how many times will it take for me?
To get it right
To get it riighhtt

Can I start again with my faith shaken?
'Cause I can't go back and undo this
I just have to stay and face my mistakes
But if I get stronger and wiser
I'll get through this

back (*)

So I throw up my fist
Throw a punch in the air
And accept the truth that sometimes life isn't fair
Yeah, I'll send down a wish
Yeah, I'll send up a prayer
And finally, someone will see
How much I care!

What can you do when your good isn't good enough?
When all that you touch tumbles down?
'Cause my best intentions keep making a mess of things
I just wanna fix it somehow
But how many it times will it take?
Oh, how many times will it take
To get it right
To get it ri-igh-ight

Terkadang kita memang butuh waktu untuk membenahi diri
Itu semua hanya untuk membuktikan bahwa kita telah berbuat yang terbaik
Tapi apakah sudah cukup baik? Sudah cukup benarkah?
Akan selalu kubuktikan bahwa aku sudah berusaha yang terbaik
Lihatlah aku!

Sunday, May 22, 2011

CSR UMN 2011 #ACTS

21 Mei 2011, #ACTS SUKSES!
(Amin! Thank's God)

Lelah, tapi seru dan tak akan terlupakan.. :) that's cool!
Kadang ngaso, kadang rebet.. :D yang penting menikmati!
Pre-Event, Event, Pra-Event well done! >.< siikksiikkk!
Beyond expected, Beyond about points, Beyond the job.. :O it's about Aware, Care To Share with the others!


Terima kasih kepada Tuhan karena telah melimpahkan berbagai kasih setia-Nya sehingga,
^^ diberikannya kesempatan kepada Penulis untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut! (I'm Pubic Relations '08 and so proud)
^^ panitia yang mau bekerja sama (walau masih perlu banyak saling belajar) dan saling menyokong kegiatan ini! (Seksi Perlengkapan dan Pos juga penting loh! hihii)
^^ banyak orang tua asuh sehari yang mau ikut terlibat di dalam acara ini! (Tanpa kalian, acara takkan berjalan lancar)
^^ anak-anak boleh merasakan sebagian kebahagiaan yang boleh Penulis terima sehari-hari! (Semoga bisa berharga juga bagi mereka, terutama saat Pos 7 -dijaga oleh two sweet guardians- memberikan "berhitung soal cerita" dalam bentuk rekaman multimedia, jangan kapok yah)
^^ terpenting - mendapatkan pengalaman yang luar biasa dalam berorganisasi, berkomunikasi, berpikir kreatif, bertindak tangkas, dan bersosialisasi dengan generasi penerus bangsa! (tetap semangat dan lanjutkan pendidikan setinggi bintang di langit -kata Pak Winarno, saat kata sambutan)

Dengan berbagai evaluasi dan penilaian yang telah dilakukan, ternyata masih banyak kelebihan dan kekurangan yang bisa membangun karakter tiap pengurus di dalamnya.
Semoga, pada kenyataannya, semua tingkah laku santun, saling menolong, dan saling peduli dapat tercermin di dalam dunia (^.^)v

Salam CSR,
Penulis

Friday, May 20, 2011

Bangkitlah Indonesiaku

20 Mei 2011 - 103 tahun telah berlalu
Indonesia (harus) bersatu untuk membangkitkan kembali apa yang seharusnya menjadi haknya!

Hufh,,sudah lama setelah masa penjajahan negara lain...
Tapi apakah setelah itu kita berhenti untuk terus berjuang?

Masi banyak perjuangan yang harus diperjuangkan
Bahkan faktanya sudah tak terhitung jumlah orang yang berjuang - demi dirinya sendiri, bahkan hanya untuk kelompoknya sendiri
A-L-I-A-S memaksakan kepentingannya bagi orang lain

Baguskah?

Asalkan itu semua demi kepentingan bersama,
sama-sama menang,
sama-sama menangis,
sama-sama makan dan kehujanan,
itu baru namanya demi kepentingan bersama

3 poin esensial demi menghidupi kebangkitan diri dan bangsa untuk maju, yaitu

~# tetap memegang nilai-nilai yang telah dimiliki Indonesia hingga kini
(Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, Keadilan);

~# menjaga sistem yang telah tertata sesuai dengan nilai-nilai yang ada
agar tak ada penyimpangan;

~# dan perlu dibarengi dengan sikap penuh kepemimpinan, jujur, serta bertanggung jawab
(sebuah kalimat insipirasi dari seorang motivator, A.G.)
Oleh karena itu,
kenapa tidak kita mulai dari sekarang jika kita belum memulainya?
kenapa tidak kita lanjutkan dari sekarang jika kita sudah pernah memulainya?

Masih banyak yang perlu kita perbaiki, perjuangkan, bangkitkan
demi bangsa Indonesia
yang lebih bersatu, lebih saling menghargai, dan lebih memuaskan

/INGAT! Harapan itu penting demi menjalani hidup/

Monday, May 09, 2011

Senjata Kata

Kesendirian semakin menenggelamkan hati yang membutuhkan
Sinar pagi tak jua menghalau tebalnya kabut malam
Begitu sendu sendiri di dalam penantian tak berakhir
Beban semakin menundukkan kepala mencium lutut

Bersabar

Harus berapa lama?

Jalanilah

Harus seberapa jauh?

Kemanakah harapan pergi di saat dibutuhkan?

Kekuatan semakin terkikis
Tuk tersenyum, walau hanya senyum kebohongan belaka, pun sulit

Hanya kata-kata yang mampu mengubahnya
Kata-katalah yang semakin membuat pikiran indah itu datang
Dan ucapan membuatnya semakin gagah untuk berperang
Senjata lidah mampu menampar hati yang mulai kuyu

Sekedar "Terima Kasih"

"Terima Kasih"

dan "Terima Kasih"

Berlapang dada untuk tulus mengucapkannya

"Terima kasih untuk perasaan ini"

Tuhan itu Baik

Huruf ke-23

Anak terganteng dari TS

Kebahagiaan yang sama seperti yang sudah pernah ada

- bahkan jauh lebih terberkati dari sebelumnya

Tuhan telah mengaruniakan dan memberi kesempatan bagi tubuh mungil itu

Selamat datang di dunia ini

DIA pasti merancang suatu perkara yang luar biasa

bagimu,

bagi kami,

bagi dunia

Jadilah anak-anak Tuhan, William Ambrosius Cristo Toar

=09 Mei 2011=11.05=

Dan Mama,

Kau telah melakukan yang terbaik

Kau salah seorang pemberani dan kuat

Terpujilah Tuhan yang senantiasa menuntunmu

Kau pasti bisa melakukan banyak perkara besar lainnya

Dan Papa,

Kau telah berhasil memberikan dukungan terbesar bagi keluarga ini

Berbahagialah dan berteduhlah dalam kasih sayang Tuhan

DIA akan selalu menuntun langkahmu

LOVE my family

Tuhan sungguh baik dan senantiasa seperti itu

LOVE U, GOD

Saturday, May 07, 2011

We (can) #ACTS


Berjuang untuk mendapatkan pendidikan yang layak
Dari tempat yang kecil menuju ke dunia yang luas

Inilah sebagian cerita yang bisa diajarkan mereka

Dan kini saatnya kita melayani calon-calon penerus bangsa ini

Universitas Multimedia Nusantara, khususnya Fakultas Ilmu Komunikasi - Public Relations 2008 merancang sebuah kegiatan sosial kepada anak-anak SD Cihuni I dan SD Cihuni II, terutama bagi kelas 4,5,6, pada tanggal 21 Mei 2011. Di bawah tema "Aware, Care To Share" (ACTS) maka para murid akan diajak untuk "Play and Learn", serta tak ketinggalan workshop para guru dengan "Digugu dan Ditiru" (aslinya dalam bahasa Jawa/Sunda).
Mereka akan diajak untuk melakukan setiap aktivitas tersebut di kampus tercinta sejak pagi hingga siang menjelang.

Dalam rangkaian acara tersebut, kami berharap konsep CSR UMN yang telah dimulai dari tahun lalu akan terus dilanjutkan demi tujuan mulia dan tulus pada akhirnya.

Adapun partisipasi para mahasiswa, akademisi, praktisi dosen, bahkan para pekerja sampai kalangan umum dapat memberikan dukungannya dalam bentuk aksi orang tua asuh selama sehari. Dan terlihat antusias para muda yang bekerja sama menyukseskan setiap kegiatan yang akan dilaksanakan ini.

Semoga itu semua dapat terlaksana dengan baik dan menjadi berkat bagi mereka. Ini pun akan menjadi bentuk pembelajaran yang indah dan langka bagi Penulis dan para panitia yang terlibat di dalamnya.

Good luck and The Creator will bless us always!

LETS #ACTS NOW!

Sunday, May 01, 2011

She & He, He & She

She Said:

No one like you
There's a million boys in the world
But only you that can see me clearly

Yeah, I'm certain
You as one as them
But
Baby you are more than everyone
In everything
And you are the best I ever seen

There ain't nothing better
No, there ain't nothing better than this

CAT
He Said:

(Jet setter/Go getter/Nothing better)
Call me Mr. been there done that
Top model chick to your every day hood rat
Less than all but more than a few
But I've never met one like you

Been all over the world
Done a little bit of everything
Little bit of everywhere
With a little bit of everyone
All the girls I've been with
Things I've seen it takes much to impress
But sure enough you go it makes your soul stand up from all the rest

I can be in love
But I just don't know
Baby one thing is for certain
Whatever you do it's working
All the girls don't matter
In your presence can't do what you do
There's a million girls around but I don't see no one but you

Girl you're so one in a million
You are
Baby you're the best I ever had
Best I ever had
And I'm certain that
There ain't nothing better
No there ain't nothing better than this

You're not a regular girl
You don't give a damn about your look
Talking about I can't do it for you
But you can do it for yourself
Even though that ain't so
Baby cause my dough don't know how to end
But that independent thing I'm with it
All we do is win baby

I could be in love
But I just don't know
Baby one thing is for certain
Whatever you do it's working
All the girls don't matter
In your presence can't do what you do
There's a million girls around but I don't see no one but you

Baby you're so one in a million
You are
Baby you're the best I ever had
Best I ever had
And I'm certain that
There ain't nothing better
No there ain't nothing better than this
Girl you're so one in a million
You are
Baby you're the best I ever had
Best I ever had
And I'm certain that
There ain't nothing better
No there ain't nothing better than this

Timing girl
Only one in the world
Just one of a kind
She mine

Ooh all that I can think about is what this thing could be
A future baby
Baby you're one of a kind
That means that you're the only one for me
Only one for me
Baby (girl) you're so one in a million
You are
Baby you're the best I ever had
Best I ever had
And I'm certain that
There ain't nothing better
No there ain't nothing better than this
Girl you're so one in a million
You are
Baby you're the best I ever had
Best I ever had
And I'm certain that
There ain't nothing better
No there ain't nothing better than this

Ne Yo - One In A Million

Tuesday, March 22, 2011

Hanya Sederhana

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Manusia pada dasarnya adalah makhluk pecinta.
Mereka dibentuk oleh kesempurnaan cinta.
Mereka bisa bertumbuh karena cinta seseorang.

Tak kenal besar atau kecilnya cinta itu.
Pahit atau manisnya cinta itu.
Bahkan sakit atau bahagianya cinta itu.

Mereka tetaplah makhluk pecinta!

Namun,
Kenyataannya kekerasan, kejahatan, kemunafikan merajalela

Mengapa?

Mereka hanya lupa bagaimana cara mencinta
Mereka hanya tak mampu menunjukkan cara mencinta
Mereka hanya tak mau memberikan cinta itu

Cinta dapat tumbuh dan bersemi ketika kau memberikan juga pada orang lain

Tak perlu dengan mewah
Cukup hanya dengan cinta yang sederhana

Makhluk lain pun akan merasakannya


*inspirasi lain dari Teater Katak
Penampilan 21 April 2011
Sukses yah ^^v

Tuesday, March 01, 2011

Tantangan bagi Anda

Isu tentang lingkungan takkan pernah hilang ditelan waktu.

Ya, itulah satu hal yang pasti akan terus bergeming di kala kesadaran manusia menipis dan kecintaan pada 'Sang Ibu Bumi'.

Juni 1992, salah satu aktivis yang tergabung dalam ECO (Environmental Children's Organization) mengangkat suara dalam pertemuan "Earth Summit" di ruang sidang PBB, Rio de Janeiro. Anak berumur 12 tahun, kala itu, berdiri dan memberikan pidato di hadapan sidang yang bertemakan "United National Conference on Environment and Development" terbius dalam kekaguman dan keberaniannya. Pada akhirnya ia populer dan mendapat julukan, "The Girl Who Silenced the World for 6 Minutes". Pidatonya berisi seperti ini (dalam Bahasa Indonesia):

"Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O.

Kami adalah kelompok dari Kanada yg terdiri dari anak-anak berusia 12 dan 13 tahun, yang mencoba membuat perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri.

Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000 mil. Untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, hari ini di sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi.

Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja.

Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham.


Saya berada disini untuk berbicara bagi semua generasi yang akan datang.

Saya berada disini mewakili anak-anak yang kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar.

Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya di seluruh planet ini karena kehilangan habitat nya. Kami tidak boleh tidak didengar.

Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubang nya lapisan OZON.

Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.

Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya, hingga beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker. Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya – hilang selamanya.


Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal tersebut masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.

Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini ketika anda sekalian masih berusia sama seperti saya sekarang?


Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahannya tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sekalian juga sama seperti saya!

Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai asalnya.
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang telah punah.

Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di tempatnya yang sekarang hanya berupa padang pasir.


Jika anda tidak tahu bagaimana cara memperbaikinya.
TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!


Disini anda adalah deligasi negara-negara anda. Pengusaha, anggota perhimpunan, wartawan atau politisi – tetapi sebenarnya anda adalah ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi – dan anda semua adalah anak dari seseorang.


Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama – perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut.

Saya hanyalah seorang anak kecil, namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama, dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yang sama.

Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.


Di negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan, kami membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang. Walaupun begitu tetap saja negara-negara di utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan.
Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.


Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan dan papan yang berkecukupan – kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan televisi.

Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: “Aku berharap aku kaya , dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal, cinta dan kasih sayang.”


Jika seorang anak yang berada dijalanan yang tidak memiliki apapun, bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah?


Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar. Bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak-anak yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di Somalia; seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India.

Saya hanyalah seorang anak kecil namun saya tahu bahwa jika semua uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemisikinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini.


Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, anda mengajarkan kami untuk berbuat baik.
Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain.
Mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan.
Tidak menyakiti makhluk hidup lain, berbagi dan tidak tamak.


Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?


Jangan lupakan mengapa anda menghadiri konferensi ini.

Mengapa anda melakukan hal ini – kami adalah anak-anak anda semua.

Anda sekalianlah yang memutuskan dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua seharusnya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan mengatakan “Semuanya akan baik-baik saja”, “Kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan”, dan “Ini bukanlah akhir dari segalanya”.

Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi.


Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua?


Ayah saya selalu berkata,

“Kamu akan selalu dikenang karena perbuatan mu bukan oleh kata-kata mu”

Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari.

Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami.

Saya menantang A N D A, cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut.

Sekian dan terima kasih atas perhatiannya."

Kini, apakah kita masih memiliki semangat seperti anak ini? Semangat yang kuat untuk merubah dunia dan sistemnya yang justru malah tidak berjalan baik?
Sistem harusnya dibuat untuk menyejahterahkan, bukannya kita yang terkekang oleh sistem.
Mungkin saat ini penulis hanya bisa membagikan pesan penting seperti ini melalui media internet, tapi harapan untuk terus menginspirasi teman-teman dan orang banyak akan menjadi proyek selanjutnya.

Nah, sudahkah anda melakukan sebuah hal kecil, setiap harinya, yang dapat memberikan efek positif bagi lingkunganmu?

Tantangannya dimulai sekarang!

Sumber: